BAB 1
Meyakini Kitab-kitab Allah,
Mencintai Al-Qur’an
A. IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH SWT
1. Pengertian Iman Kepada Kitab Allah SWT
Iman kepada kitab-kitab Allah SWT berarti meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT menurunkan wahyu kepada para rasul berupa kitab-kitab yang mengandung perintah dan larangan, sebagai pedoman hidup dalam mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
Dalil tentang wajib beriman kepada kitab-kitab Allah swt, antara lain terdapat dalam Q.S. Al Baqarah (2): 4
Artinya : “Dan mereka yang beriman kepada kitab Al Qur’an yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat”.(Q.S. Al Baqarah (2): 4
Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelum Nabi Muhammad SAW adalah kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al Qur’an, yaitu kitab Zabur, Taurat, Injil dan suhuf-suhuf yang diturunkan kepada para rasul. Allah SWT menurunkan kitab kepada rasul adalah dengan memberikan wahyu kepada malaikat jibril, lalu jibril menyampaikan kepada para rasul.
2. Kitab-kitab Allah dan Rasul Penerimanya
Rasul yang diutus oleh Allah SWT diberi-Nya kitab sebagai pedoman hidup bagi umat manusia. Kitab-kitab tersebut adalah sebagau berikut :
a. Taurat
Kitab Taurat ini diturunkan kepada Nabi Musa a.s.,untuk bani israil berbahasaIbrani berisi 10 firman Allah, sebagaimana firman Allah dalam ayat berikut.
Artinya : “Dan Kami berikan kepada Musa As, kitab Taurat dan Kami jadikannya petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): “Janganlah kamu mangambil (pelindung) selain Allah !”. (Q.S. Al Isra’: 2)
Kandungan Kitab Taurat adalah :
1) Kewajiban menyakini keesaaan Allah.
2) Larangan menyembah berhala
3) Larangan menyebut nama Allah dengan sia-sia
4) Supaya mensucikan hari Sabtu (Sabat)
5) Menghormati kedua orang tua
6) Larangan membunuh sesama manusia tanpa alasan yang benar
7) Larangan berbuat zina
8) Larangan mencuri
9) Larangan menjadi saksi palsu
10) Larangan mencuri Larangan mengambil hak orang lain.
Seluruh isi kitab ini kemudian dinamakan Sepuluh perintah Allah atauThe ten commandment.
b. Zabur
Kitab Zabur ini diturunkan kepada Nabi daud As,untuk kaum yahudi, berbahasa Qibti sebagaimana firman Allah dalam ayat berikut.
Artinya : “Dan Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang dilangit dan di bumi. Dan sungguh Kami telah memberitahukan kelebihan kepada sebagian nabi-nabi atas sebagian (yang lain), dan Kmai berikan Zabur kepada Daud As”. (Q.S. Al Isra’: 55)
Kandungan Kitab Zabur adalah kumpulan nyanyian dan pujian kepada Allah atas segala nikmat yang telah diberikan. Juga berisi dzikir, doa, nasehat dan kata-kata hikmah.
c. Injil
Kitab Injil ini diturunkan kepada Nabi Isa a.s.,untuk kaum Nasrani, berbahasa suryani sebagaimana firman Allah dalam ayat berikut.
Artinya: “Dan Kami teruskan jejak mereka dengan mengutus Isa putra Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Taurat. Dan Kami menurunkan Injil kepadanya, di dalamnya petunjuk dan cahaya, dan membenarkan kitab yang sebelumnya yaitu Taurat. Dan sebagai petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertaqwa”. (Q.S. Al Maidah (5): 46)
Kitab Injil memuat beberapa ajaran pokok antara lain :
1.Perintah untuk kembali mengesakan Allah Swt.
2.MembenarkankeberadaanKitabTaurat.
3.Menghapus beberapa hukum dalam Kitab Taurat yang tidak lagi sesuai dengan perkembangan zaman.
4.Menjelaskan bahwa kelak akan datang kembali rasul setelah Nabi Isa a.s., yaitu Nabi Muhammad saw. (disamping ada di Kitab Injil, penjelasanini juga terdapat dalam Kitab Taurat)
d. Al Qur’an
Kandungan Al Qur’an secara garis besar adalah :
1) Tauhid yakni ajaran tentang keimanan kepada Allah SWT.
2) Ibadah yakni hubungan seorang hamba kepada kholiqnya.
3) Akhlak yakni hubungan antar sesama manusia.
4) Mu'amalah yakni mengatur tata cara hubungan manusia dengan manusia dan yang lainnya.
5) Sejarah umat manusia di masa lalu, untuk dijadikan pelajaran, karena kehidupan masa lalu itu terulang pada masa kita.
Kitab Al Qur’an ini diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Ali Imran ayat 1-4.
Artinya: “1. Alif Lam Mim. 2. Allah tidak ada Tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup terus menerus mengurus (makhluk-Nya). 3. Dia menurunkan kitab (Al Qur’an) kepadamu (Muhammad SAW) yang mengandung kebenaran, membenarkan kitab-kitab sebelumnya, dan menurunksn Taurat dan Injil. 4. (sebelumnya) sebagai petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan al Qur’an. Sungguh, orang-orang yang ingkar terhadap ayat-ayat Allah SWT akan memperoleh azab yang berat. Allah Maha Perkasa lagi mempunyai hukuman”. (Q.S. Ali Imran: 1-4)
Dari kempat kitab tersebut mempunyai ajaran inti yang sama yaitu:
1) Berisi ajaran tauhid mengesakan Allah
2) Janji dan Ancaman Allah
3) Hukum dan Peraturan Allah
4) Perintah dan larangan Allah
5) Ibadah
e. Wahyu Allah Berupa Suhuf
Kitab ialah firman Allah atau wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi atau Rasul yang tersusun dan tertulis dalam sebuah kitab. Sedangkan yang dimaksud dengan suhuf adalah lembaran-lembaran yang berisi firman Allah yang masih terpisah-pisah.
Seperti suhuf Nabi Ibrahim, dan suhuf Nabi Musa, sebagaimana firman Allah yang berbunyi :
Artinya :
Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam suhuf-suhuf terdahulu yaitu suhuf-suhuf Ibrahim dan Musa. (QS. Al A’la : 18 – 19 ).
Adapun jumlah Suhuf dan nabi penerimanya adalah:
1) 50 suhuf (lembaran) diturunkan ke Nabi Syis As.
2) 30 suhuf kepada Nabi Idris As.
3) 10 suhuf kepada Nabi Ibrahim As.
4) 10 suhuf sebelum Taurat kepada Nabi Musa As.
tolong materi ini di tulis di buku catatan…..!
B. MENUMBUHKAN IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH SWT
bersambung………
No comments:
Post a Comment